BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Untuk menyatakan suatu preposisi kepada preposisi lain yang semakna serta menguji kesamaan dari beberapa prpsisi yang kita hadapai kita perlu mengetahui proses penyimpulan edukasi, melalui teknik konversi, obversi kontra posisi dan inversi. Pada pembahasan makalah ini, kami membahas materi tentang konversi atau disebut juga dengan ’Aks.
BAB II
KAJIAN TEORI TENTANG EFEKTIFITAS METODE DEMONSTRASI
PADA PEMBELAJARAN BIDANG STUDI FIQIH DI MTS
A. Metode Pengajaran dan Macam-macamnya
1. Pengertian Metode Pengajaran
Metode berasal dari bahasa Yunani “Greek”, yakni “Metha”,
berarti melalui , dan “Hadas” artinya cara, jalan, alat atau gaya. Dengan
kata lain, metode artinya “jalan atau cara yang harus ditempuh untuk
mencapai tujuan tertentu”.1
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, susunan W.J.S.
Poerwadarminta, bahwa “metode adalah cara yang teratur dan berpikir
baik-baik untuk mencapai suatu maksud”.2 Sedangkan dalam Kamus
Bahasa Indonesia Kontemporer pengertian metode adalah “ cara kerja
yang sistematis untuk mempermudah sesuatu kegiatan dalam mencapai
maksudnya”.3 Dalam metodologi pengajaran agama Islam pengertian
metode adalah suatu cara “seni” dalam mengajar.4